Melalui Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua melaporkan bahwa inisiatif pembelajaran revitalisasi bahasa Biak sedang diimplementasikan di berbagai lembaga pendidikan sebagai langkah melestarikan kekayaan budaya bahasa lokal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, menjelaskan pada hari Minggu bahwa revitalisasi bahasa daerah adalah usaha untuk memulihkan dan menjaga kelangsungan bahasa lokal supaya tetap aktif digunakan dalam keseharian masyarakat dan terhindar dari risiko punah.
Kamaruddin menyampaikan apresiasi atas pencapaian program revitalisasi bahasa daerah di lingkungan pendidikan yang membawa Bupati Biak Numfor Markus Oktavianus Mansnembra meraih pengakuan dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah tahun 2025.
“Penghargaan pencapaian revitalisasi bahasa Biak untuk Bupati Biak Numfor sudah diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Jimmy CR Kapissa di Jakarta,” ungkap Kamaruddin.
Sebagai lembaga pemerintah daerah, Dinas Pendidikan telah sukses menjalankan program revitalisasi bahasa Biak dan mengintegrasikannya dalam kurikulum sebagai pembelajaran bermuatan lokal.
Kamaruddin menjelaskan bahwa revitalisasi bahasa Biak meliputi beragam aktivitas seperti mendorong pemakaian bahasa daerah dalam dunia pendidikan, media massa, dan aktivitas harian masyarakat.
“Termasuk memberikan pembinaan dan bantuan kepada tenaga pengajar serta komunitas yang menggunakan bahasa daerah,” harapannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kamaruddin menegaskan bahwa program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan bentuk konkret perlindungan bahasa daerah yang diamanatkan dalam UUD 1945.
Sementara untuk perlindungan bahasa daerah, lanjutnya, telah dijamin melalui UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan PP No. 57 Tahun.
“Melalui pengajaran ulang bahasa Biak dan penyiapan penutur bahasa di lembaga pendidikan diharapkan dapat menjamin keberlangsungan budaya daerah untuk masa kini dan yang akan datang,” pungkasnya.
sumber: Antara